Persiapan UTS (kisi – kisi Tata tulis dan komunikasi ilmiah)


UTS pic         Berikut kisi – kisi yang diberikan Dosen Tata tulus dan komunikasi ilmiah Bapak Sugito (maaf lupa gelarnya dosen ini jadi gak saya tulis :)) … sekaligus upaya pembelajaran bagi saya untuk persiapan UTS besok ….

1. Mengapa komunikasi ilmiah harus menggunakan bahasa yang baku?? Jelaskan!!

Jawaban-nya;
Karya tulis akademik dan ilmiah menuntut kecermatan bahasa karena karya tersebut harus disebarluaskan kepada pihak yang tidak secara langsung berhadapan dengan penulis baik pada saat tulisan diterbitkan atau pada beberapa tahun sesudah itu. Kecermatan bahasa menjamin bahwa makna yang ingin disampaikan penulis akan sama persis seperti makna yang ditangkap pembaca tanpa terikat oleh waktu….. (http://cahyolistyanto.blogspot.com/2011/04/peranan-bahasa-indonesia-dalam.html )

2. Untuk memperoleh kejelasan informasi dalam berkomunikasi bisa di lakukan tiga hal penting. Sebutkan ketiga hal yang dimaksud dan keterangan seperlunya!

jawaban-nya
Ada tiga tahap penting dalam proses komunikasi. Ketiga tahap tersebut adalah sebagai berikut.
• Encoding
Pada tahap ini, gagasan atau program yang akan dikomunikasikan diwujudkan dalam kalimat atau gambar. Dalam tahap ini, komunikator harus memilih kata, istilah, kalimat, dan gambar yang mudah dipahami oleh komunikan. Komunikator harus menghindari penggunaan kode-kode yang membingungkan komunikan.
• Penyampaian
Pada tahap ini, istilah atau gagasan yang sudah diwujudkan dalam bentuk kalimat dan gambar disampaikan. Penyampaian dapat berupa lisan, tulisan, dan gabungan dari keduanya.
• Decoding
Pada tahap ini dilakukan proses mencerna dan memahami kalimat serta gambar yang diterima menurut pengalaman yang dimiliki.
(http://id.wikipedia.org/wiki/Interaksi_sosial )

3. Berikan tanggapan anda terhadap pernyataan di bawah ini.!
Nilai sebuah komunikasi tidak hanya di tentukan oleh informasi yang disampaikan, tetapi juga oleh cara menyampaikannya dan sikap para pelakunya (pemberi dan penerima informasi)

Jawaban-nya
Tentu saja nilai atau keefektifan sebuah komunikasi ditentukan juga oleh cara penyampaian dan sikap dari penyampai dan penerima. jika dalam sebuah acara yang sangat penting, seorang penyampai informasi menggunakan kata-kata yang bersifat remeh atau tidak santun maka para pendengar dapat dipastikan tidak tertarik atau mengabaikan dan akhirnya apa yang disampaikan tidak akan di pahami secara benar, bahkan tidak memahaminya sama sekali. Begitu juga sebaliknya dalam sebuah pembicaraan yang santai lalu digunakan kata-kata yang amat sangat resmi akan membuat process komunikasi menjadi tidak effective. Amat sangatlah penting dalam sebuah komunikasi antara pemebri pesan dan penerima mempunyai pemahan makna yang sama.

4. Tuliskan seratus dua puluh lima juta rupiah dengan menggunakan angka dan lambing mata uang.

Jawaban-nya
Jika bilangan dilambangkan dengan angka dan huruf, penulisannya harus tepat.

Misalnya:
Saya lampirkan tanda terima uang sebesar Rp900.500,50 (sembilan ratus ribu lima ratus rupiah lima puluh sen).
Bukti pembelian barang seharga Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah) ke atas harus dilampirkan pada laporan pertanggungjawaban.
Dia membeli uang dolar Amerika Serikat sebanyak $5,000.00 (lima ribu dolar).
(http://id.wikisource.org/wiki/Pedoman_Umum_Ejaan_Bahasa_Indonesia_yang_Disempurnakan#I._Angka_dan_Bilangan )

5. Sebutkan (tuliskan) cara membaca bilangan 0,60.

Jawaban-nya
Nol koma enam nol

6. Sebutkan kesalahan-kesalahan pada kalimat berikut dipadang dari segi kalimat efektif!
Menurut seorang pengamat pendidikan mengatakan mahasiswa sekarang lebih suka mengambil karangan orang lain dari pada mengarang sendiri.

Jawaban-nya
Menurut seorang pengamat pendidikan mengatakan mahasiswa sekarang lebih suka mengambil karangan orang lain dari pada mengarang sendiri.
Semua kalimat di atas merupakan kalimat yang tidak logis. Untuk membuktikan
itu dapat digunakan pertanyaan-pertanyaan mengenai isi setiap kalimat itu. Pada
kalimat tersebut dapat dinyatakan, siapa yang menyatakan ?
Jika dinyatakan hal itu, jawaban tidak ada, walaupun bisa saja dijawab dengan pengamat. Akan tetapi,
Pengamat pada kalimat itu tidak menempati pokok kalimat, melainkan
keterangan sebagaimana disyaratkan oleh kata mereka. Jadi, pertanyaan itu
sebenarnya tidak dapat dijawab dengan Pengamat. (referensi http://ocw.gunadarma.ac.id/course/psychology/study-program-of-psychology-s1/bahasa-indonesia/membetulkan-dan-mengefektifkan-kalimat )

7. Perbaiki kalimat berikut sehingga menjadi kalimat yang efektif!
Maskapai tidak bertanggung jawab terhadap kehilangan dokumen, kerusakan barang, busuknya makanan, dan jika hewan yang diletakkan di dalam bagasi tiba-tiba mati.

Jawaban-nya
Kesejajaran
Kesejajaran adalah penggunaan bentuk-bentuk yang sama pada kata-kata yang paralel. Agar kalimat terlihat rapi dan bermakna sama, kesejajaran dalam kalimat diperlukan.
Yang Benar : Maskapai tidak bertanggung jawab terhadap kehilangan dokumen, kerusakan barang, kebusukan makanan, dan kematian hewan. (http://www.scribd.com/doc/99669929/KALIMAT-EFEKTIF )

8. Buatlah sebuah alinea deskripsi dengan tema keindahan alam!

Jawaban-nya
Pagi ini udara begitu menyengat ,aromanya sejuknya menusuk hidungku dan membawa kegairahan bagi tubuh ini untuk terus berjalan, pohon – pohon yang kulalui bergoyang bersama seiring langkahku, setelah beberapa menit berjalan matahari mulai mengitip di sela –sela dahan, memberi energy untuk para tumbuhan untuk bangun dan menunjukan senyumnya hari ini.
Di kampong – Siang ini keadaan cuaca cukup panas matahari tersenyum lebar sekali,ratusan pohon jagung yang baru 2 minggu di depan rumah seolah berteriak untuk segera memberinkanya minuman, namun ratusan ribu pohon disekitar rumah kakekku seperti berupaya memayungi dan bersama angin mereka bersautan di ikuti suara merdu dari burung – burung dan binatang lainya layaknya sebuah orchestra.
“Pemandangan Pantai Parangtritis – Yogya sangat mempesona. di sebelah kiri terlihat tebing yang sangat tinggi dan di sebelah kanan kita bisa melihat batu karang besar yang seolah-olah siap menjaga gempuran ombak yang datang setiap saat. Banyaknya wisatawan yang selalu mengunjungi Pantai Parangtritis ini membuat pantai ini tidak pernah sepi dari pengunjung. Di pantai Parangtritis ini kita bisa bermain pasir dan merasakan hembusan segar angin laut. Kita juga bisa naik kuda ataupun angkutan sejenis andong yang bisa membawa kita ke area karang laut yang sungguh sangat indah. Disore hari, kita bisa melihat matahari terbenam yang merupakan momen sangat istimewa melihat matahari yang seolah-olah amsuk ke dalam hamparan air laut” (http://carapedia.com/paragraf_deskripsi_info1948.html )

9. Buatlah sebuah paragraph argumentasi dengan pola pengembangan deduktif-induktif (campuran)!!

Jawaban-nya.
# Contoh 1

Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tingginya kolesterol merupakan faktor resiko yang paling besar seseorang untuk menderita penyakit jantung kororner. Sebenarnya banyak faktor yang dapat mempengaruhi tinggi rendahnya kolesterol, tetapi yang dianggap paling besar perannya dalam masalah tersebut adalah tingginya konsumsi lemak serta kandungan konsumsi asam lemaknya. Dalam hal ini, minyak goreng merupakan sumber utama lemak yang tidak baik. Dengan demikian, kolesterol merupakan penyebab utama penyakit jantung koroner.

# Contoh 2

Siswa kelas VI belajar untuk menghadapi ujian dua bulan yang akan datang. Mereka sangat berkonsentrasi pada pelajaran yang diberikan oleh Ibu guru. Tampak situasi kelas lebih tenang. Keteangan kelas mereka bukan berarti sunyi dan sepi, tetapi suasana kelas mereka hidup, yaitu timbulnya tanya jawab tentang pelajaran yang sedang dibahas. Suasana yang hidup ini benar-benar membangkitkan semangat guru dalam menyampaikan materi pelajaran. Juga suasana yang hidup itu menimbulkan kesungguhan para siswa dalam belajar. Suasana giat belajar itu dilakukan dan diciptakan siswa kelas VI dalam menghadapi ujian yang sudah diambang pintu (http://carapedia.com/paragraf_deduktif_induktif_info700.html )

10. Apa yang dimaksud dengan konvesi naskah? Jelaskan!!

Jawaban-nya
Konvensi naskah karya ilmiah adalah peraturan atau aturan yang telah disepakati bersama oleh suatu lembaga tertentu atau beberapa lembaga yang menyangkut seperangkat cara dan bahan yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah, misalnya, laporan penelitian, skripsi, tesis,dll.

Belajar, belajar dan Belajar ..!!O_o

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s