Dasar pemprograman pertemuan ke 6


” Merry Christmas & Happy New Year ”                                                                              buat semua semoga di tahun yang baru ini/2013 banyak hal baru dan menyenangkan kita raih dan dapatkan.

    Minggu ini Perkuliahan akan segera dimulai lagi … ya !!!! setelah perjuangan dalam UTS yang lumayan berat menurut w … hehe .. dan mungkin beberapa teman mahasiswa yang lain, ketika UTS berlangsung, karena ada beberapa  masalah/tantangan yang akhirnya harus terjadi , mulai dari masuk tapi tidak ngarti( blass ora paham) sama sekali, telat karena salah jadwal, ketahuan sama pengawas waktu mencoba peruntungannya, juga macet, harus-kerja ( yg ini yang mungkin juga menghantui sebagian besar dari kita-kita .. heheh lebuyy dikit ) sampai gak bisa dateng sama sekali karena banjir.  

    Awal perkuliahan minggu inipun, menurut w dibuka dengan tugas Dasar pemprograman yang resminya dikirimin sama Pak Ketua kelas hari ini. Yang notabene-nya sebagian dari ini adalah tugas dari tahun lalu (digotong ke tahun ini… hehe ).. 

sebelum ngerjain tugas untuk Pertemuan ke 7 (minggu ini), berikut w postingin/copy paste pelajaran pertemuan sebelumnya, monggo cekidot  ;

SELEKSI KONDISI DAN PERULANGAN

 Seleksi Kondisi

Dalam BASIC, seleksi kondisi dilakukan oleh statement IF..THEN dan SELECT CASE. Kondisi   ini berupa suatu ekspresi yang menghasilkan nilai benar (-1) atau salah (0) saja. Ekspresi biasanya menggunakan relational operator atau logic operator.

 

Bentuk umum statement IF..THEN :

IF  kondisi THEN statement1 [ELSE statement2]

Jika dibuat bagan flow chart :

  

statment  IF THEN

Bentuk  lain :

IF  kondisi1 THEN

[Blok statement-1]

[ELSEIF kondisi2 THEN

            [blok statement-2]]…

 [ELSE

[blok statement-n]]

END IF

Bentuk flowchartnya :

Bentuk  lain statement IF ..THEN

Bentuk pertama menggunakan statement tunggal. Jika kondisi benar akan melaksanakan statement-1 jika salah akan melaksanakan statement-2. Bentuk kedua adalah bentuk seleksi kondisi bertingkat. Jika kondisi-1 benar akan melaksanakan statement pada blok statement-1, jika tidak maka akan menyeleksi komdisi2. Jika kondisi-2 benar maka blok statement-2 akan dilaksanakan dst. Jika semua kondisi salah maka akan melaksanakan blok statement-n.

Bentuk umum SELECT CASE :

SELECT CASE ekspresi

CASE ekspresi_list1

            [Blok statement-1]

[CASE  ekspresi_list2

            [Blok statement-1]]…

[CASE ELSE

            [Blok statement-n]]

END SELECT

Ekspresi-list adalah daftar ekspresi yang dibandingkan nilainya dengan ekspresi yang dites. Ekspresi adalah nilai yang akan dibandingkan dengan nilai tiap-tiap ekspresi_list. Jika terpenuhi atau menghasilkan nilai benar maka akan melaksanakan blok statement di bawahnya. Jika tidak sesuai dengan semua ekspresi_list yang ada maka akan melaksanakan blok statement-n (di bawah CASE ELSE).

Bentuk bagannya:

Bentuk umum statement SELECT CASE

Contoh program :

DIM Umur AS INTEGER

DIM Nilai AS SINGLE

DIM Peringkat AS INTEGER

Umur = 45

Nilai = 75

Peringkat = 5

IF Umur >= 30  THEN  PRINT “Anda Sudah Tua”  ELSE  PRINT “Anda _ Masih Muda”

IF Nilai >=90 THEN

PRINT “Anda mendapat nilai A”

ELSEIF Nilai >=80 THEN

PRINT “Anda mendapat nilai B”

ELSEIF Nilai >=70 THEN

PRINT “Anda mendapat nilai C”

ELSEIF Nilai >=60 THEN

PRINT “Anda mendapat nilai D”

ELSE PRINT “Anda mendapat nilai E”

END IF

SELECT CASE Peringkat

CASE 1 TO 3

PRINT “Peringkat Anda Istimewa”

CASE 4,5

PRINT “Peringkat Anda Bagus”

CASE 6 TO 10

PRINT “Peringkat Anda Lumayan”

CASE IS > 10

PRINT “Peringkat Anda Buruk”

END SELECT

END

Output program :

Anda Sudah Tua

Anda mendapat nilai C

Peringkat Anda Bagus

Perulangan 

Stetement perulangan terdiri dari FOR..NEXT, DO..LOOP, dan WHILE..WEND.

FOR..NEXT merupakan perulangan dimana akan berhenti yaitu saat nilai pencacah mencapai nilai akhir yang diinginkan tanpa ada proses penyeleksian. Kita bisa mengetahui berapa kali terjadi perulangan yaitu (nilai_akhir – nilai_awal) * kenaikan.

Bentuk umum statement FOR..NEXT :

FOR pencacah = nilai_awal TO nilai_akhir [STEP kenaikan]

            [blok statement]

NEXT pencacah 

Bentuk  lain PERULANGAN FOR NEXT

Jika STEP tidak disebutkan maka kenaikannya adalah 1.

Contoh program :

DIM I AS INTEGER

DIM X AS INTEGER

FOR I=1 TO 5

PRINT “Bilangan ke-” ; I

NEXT I

PRINT “10 Bilangan genap pertama : ” ;

FOR X=2 TO 20  STEP 2

PRINT X;

NEXT X

END

Output program :

Bilangan ke-1

Bilangan ke-2

Bilangan ke-3

Bilangan ke-4

Bilangan ke-5

10 Bilangan genap pertama : 2  4  6  8  10  12  14  16  18  20

Perulangan  DO..LOOP terus dilaksanakan  saat kondisi tertentu terpenuhi atau bernilai benar, jika tidak maka proses perulangan akan berhenti. Penyeleksian kondisi dilakukan setelah kata DO atau LOOP. Bentuk umumnya :

DO [{ WHILE | UNTIL }  kondisi]

            [blok statement]

LOOP

Atau

DO      

[blok statement]

LOOP [{ WHILE | UNTIL }  kondisi]

Bagan flow chart:

Statement Do -Loop

Bentuk-1 adalah looping dengan menggunakan UNTIL, bentuk-2 dengan WHILE. Perbedaannya adalah bentuk-1 proses looping akan berhenti sampai kondisi bernilai benar(Y) dan sebaliknya. Sedangkan bentuk-2 selama kondisi bernilai benar proses looping akan terus dilakukan.

Lihat contoh program berikut :

DIM I AS INTEGER, X AS INTEGER

I=0

DO

I= I + 1

PRINT I;

LOOP UNTIL I=5

PRINT

X=0

DO WHILE X < 5

X= X + 1

PRINT X;

LOOP

END

Output program :

1 2 3 4 5

1 2 3 4 5

Perulangan WHILE..WEND pada dasarnya sama dengan DO WHILE..LOOP. Selama kondisi bernilai benar proses looping terus dilaksanakan. Bentuk umumnya:

WHILE kondisi

[blok statement]

WEND

Dasar pemprograman pertemuan ke 7 

Your voice is your concernO_o

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s