SUB ROUTINE, FUNGSI, DAN SUB PROGRAM


Berikut ini adalah pengertian tentang SUB ROUTINE, FUNGSI, DAN SUB  PROGRAM yang diambilkan dari Ilab Gunadarma 

Sub Routine
Sub routine merupakan kumpulan baris program yang dipanggil dengan statement GO SUB.
Sub routine digunakan untuk memanggil baris program yang sering dipanggil. Hal ini lebih
baik daripada menuliskan baris program yang sama berkali-kali.
Bentuk umum GO SUB :
GO SUB no_baris
Pemangggilan sub routine juga dapat menggunakan statement ON GO SUB. Bedanya
dengan ON GO SUB pemanggilan sub routine terjadi tergantung urutan nomor baris.
Bentuk umumnya :
ON ekspresi_integer GOSUB daftar_no_baris
Contoh :
ON 3 GO SUB 15, 12, 20
Sub routine yang dipanggil adalah subroutine baris 20 sesuai urutan daftar nomor baris.
Sub routine diakhiri dengan statement RETURN dan kemudian kembali ke baris program
berikut dari baris program yang memanggilnya. Bagian awal sub routine harus dituliskan
nomor baris atau labenya.
Contohnya :
CLS
DIM I AS INTEGER
PRINT “Budi”, “1IA01”, “Jakarta”
GO SUB 15
PRINT “Dedi”, “1IA02”, “Depok”
GO SUB 15 Page 55
END
15 PRINT STRING$(35 ,”-“)

RETURN
Output program :
Budi 1IA01 Jakarta
———————————
Dedi 1IA02 Depok
———————————
Setelah pemanggilan GO SUB pertama pada baris ke-3 untuk mencetak garis, kemudian
program mengerjakan baris ke-4 di bawah baris pemanggilan sub routine pertama untuk
mencetak data. Kemudian sub routine dipanggil kembali untuk mencetak garis. Setelah
RETURN mengerjakan statement END.
Fungsi
Fungsi adalah bagian dari program yang memberikan nilai keluaran. Nilai keluaran ini dapat
disimpan pada sebuah variabel, dicetak atau dimanipulasi. Sebuah fungsi dapat dikatakan
sebagai ekspresi karena mengandung nilai. Jenis nilai keluaran berbeda-beda tergantung tipe datanya.

Fungsi dibagi menjadi dua yaitu fungsi yang sudah disediakan BASIC dan fungsi yang
sengaja diciptakan user (user defined). Kita tidak perlu mendeklarasikan atau
mendefinisikan fungsi yang telah ada pada BASIC kita tinggal memanggil dan mendapatkan
nilai keluarannya. Fungsi yang telah disediakan jumlahnya cukup banyak (untuk melihat
fungsi pada QBASIC pilih menu Help>Index. Lihat daftar kata reserved word yang diakhiri
kata ‘Function’), contoh beberapa fungsi misalnya lihat tabel berikut :

Fungsi sintaks

Bentuk umum untuk membuat suatu fungsi :
FUNCTION nama_fungsi [(parameter)]
[blok_statement]
nama_fungsi = ekspresi
[blok_statement]
END FUNCTION
Dalam QBASIC penulisan fungsi dilakukan dengan jendela terpisah dari modul utama. Untuk
berpindah-pindah dari modul utama ke jendela fungsi tekan tombol F2, lalau pilih pilihan
modul yang ada.
Bentuk lain selain fungsi diatas ada fungsi yang dideklarasikan dan ditulis bersama modul
utama. Biasanya digunakan untuk fungsi aritmatik. Sebelum dipanggil fungsi ini harus
didefinisikan di bagian deklarasi.
Bentuk umumnya:
DEF FNnama_fungsi [(paramenter)] = ekspresi
Atau
DEF FNnama_fungsi [(parameter)]
[Blok statement]
FNnama_fungsi = ekspresi
[Blok statement]
END DEF

Pemanggilan fungsi memberikan nilai kembalian yang bisa disimpan pada variabel,
dimanipulasi atau ditampilkan. Page 57
Contoh program :
DIM a AS SINGLE, kal AS STRING
DEF FNkuadrat (x) = x^2
DEF FNfaktorial (n)
DIM Hasil AS DOUBLE
Hasil=1
For I%=1 to n
Hasil = Hasil * I%
NEXT I%
FNfaktorial = Hasil
END DEF
CLS
INPUT “Masukan Angka Positif > “; a
PRINT a; “! = “; FNfaktorial(a)
PRINT a; “^2 = “; FNkuadrat (a)
PRINT
INPUT “Masukan Kalimat > “; kal
PRINT kal; ” >> “; besar(kal)
END
FUNCTION besar$ (kata$)
Besar$ = UCASE$ (kata$)
END FUNCTION
Output program :
Masukan Angka Positif > 5
5 ! = 120
5 ^2= 25
Masukan Kalimat > Lab Informatika
Lab Informatika >> LAB INFORMATIKA

Sub Program
Sub program adalah bagian dari program yang ditulis terpisah dari program utama. Berbeda
dengan fungsi sub program tidak mengembalikan nilai keluaran. Sub program sangat berguna
untuk menghindari penulisan barisan statement / instruksi yang berulang-ulang. Sub program
ini biasa juga disebut sebagai prosedur. Sama dengan fungsi dalam QBASIC sub program
ditulis secara terpisah dari modul utama. Untuk berpindah-pindah modul tekan tombol F2.
Pembuatan sub program ditulis setelah statement SUB dan diakhiri dengan END SUB.

Bentuk umum penulisan SUB :
SUB nama_sub [(parameter)]
[blok statement]
END SUB
Di dalam sub program kita bisa juga mendeklarasikan variabel baru, tetapi bersifat lokal tidak
bisa diakses dari modul utama. Pemanggilan nama sub program di dalam modul utama
meyebabkan setiap statement dalam blok statement dalam sub program akan dilaksanakan.
Contoh program :
DIM pil AS INTEGER
CLS
LOCATE 5, 15
PRINT “< Menu Utama >”
LOCATE 6, 15
PRINT “1. Menu Pertama”
LOCATE 7, 15
PRINT “2. Menu Kedua”
LOCATE 8, 15
PRINT “3. Menu Ketiga”
LOCATE 9,15
INPUT “Pilihan Anda > “; pil
SELECT CASE pil
CASE 1
Satu
CASE 2

Dua

CASE 3
Tiga
ELSE CASE
PRINT “Pilihan Anda Ngawur !”
END SELECT
END
SUB Satu
PRINT “ANDA MEMILIH MENU PERTAMA”
END SUB
SUB Dua
PRINT “ANDA MEMILIH MENU KEDUA”
END SUB
SUB Tiga
PRINT “ANDA MEMILIH MENU KETIGA”
END SUB
Output program :
< Menu Utama >
1. Menu Pertama
2. Menu Kedua
3. Menu Ketiga
Pilihan Anda > 3
ANDA MEMILIH MENU PERTAMA
Jika memasukan pilihan selain ketiga nomor tersebut akan tercetak kalimat :
Pilihan Anda Ngawur !

P6.2. Contoh Kasus
Seorang mahasiswa diminta untuk membuat program tentang GOSUB menggunakan
bahasa pemrograman qbasic. Program yang dibuat akan menghasilkan output seperti pada
gambar di bawah ini :

qbasic

Langkah-langkah Pengerjaan

1. Klik aplikasi program Qbasic.exe, hingga muncul tampilan seperti pada gambar di
bawah ini:

qbasic

2. Setelah muncul tampilan diatas, maka selanjutnya tekan ESC pada keyboard untuk
mengetikkan program yang akan dibuat. Berikut tampilan untuk mengetikkan
program:

qbasic2

3. Selanjutnya kita ketikkan souce code program berikut pada program qbasic.

qbasic

4. Sebelum menjalankan source code tersebut, kita simpan terlebih dahulu source code
tersebut, dengan cara klik File pada pada toolbar qbasic.exe Pilih savePilih
directori untuk menyimpan file ini dan simpan dengan nama file luas.bas. Berikut
tampilan tahap penyimpanan.

qbasic

5. Setelah selesai menyimpan file tersebut, maka selanjutnya kita menjalankan program
tersebut dengan cara menekan SHIFT+F5 , jika program yang telah ddiketikkan
telah berhasil, maka program ini akan berjalan, tetapi pada saat program itu dijalankan
program itu tidak berjalan, maka program tersebut mengalami kesalahan sintaks.

P6.3. Latihan Soal
DECLARE FUNCTION fibonacci (n)
CLS
FOR i = 1 TO 5:
PRINT fibonacci(i);
NEXT i
PRINT “…”
FUNCTION fibonacci (n)
IF (n <= 2) THEN
fibonacci = 1
ELSE
fibonacci = fibonacci(n – 1) + fibonacci(n – 2)
END IF
END FUNCTION
Pertanyaan:
Apa hasil output program diatas?
A. 1 1 2 3 5 8 13 …
B. 1 2 3 5 8 …
C. 1 2 3 4 5
D. 1 1 2 3 5 …
E. Error

Thanks…

Berdiri teguh ….  dan berpegang erat ….  O_o

One thought on “SUB ROUTINE, FUNGSI, DAN SUB PROGRAM

  1. Pingback: Dasar pemprograman pertemuan ke 6 | WEKOJATI'S

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s