Menilai Kinerja Team (Assessing Team Performance)


wiratmo eko jati, teknik industri

team assessment, industrial engineering

Dalam melakukan penilaian kinerja tim banyak hal dapat dilakukan , dalam tulisan ini akan dibahas beberapa cara melakukan penilaian tim dalam langkah demi – langkah guna membuat perubahan yang effective dan relevan .

ASSESS criteria..

dalam pembahasan ini kita menggunakan Assess criteria yang merupakan kependekan dari huruf depan point – point yang akana kita bahas,

Ascertain performance objective adalah untuk memilih dan tidak membuat kebingungan sasaran criteria dalam sebuat pekerjaan , sebagai contohnya mencapai target yang ditetapkan, jumlah defect perhari , jumlah customer complain, jumlah barang kembali/ditolak customer (bounce) dalam sebulan, dll  dengan sasaran criteria yang jelas dan tidak membingungkan maka tidak akan mendapatkan masalah untuk  dari team  dengan cara penilaian yang akan anda berikan, karena standardnya telah jelas.

Share positive comment adalah dengan menyanjung atau memberikan pujian pada pencapaian mereka. berikan contoh dimana usaha mereka yang membuat mereka mencapai performa terbaikanya.  walaupun ucapan anda terlihat tidaklah terlalau tulus.

Share improvement comment adalah ketika team tidak dapat mencapai target yang ditetapkan maka diskusikanlah dengan menayakan bagaimana, kapan & dimana dengan cara sespecific mungkin , akan tetapi janganlah membuat pertanyaan mati atau memebuat sebuah keluaran atau pertanyaan yang memebuat seseorang malah mengkritik pertanyaan kita.

Evaluate overall performace adalah menggabungkan hal posisitf dan negatif dalam satu ulasan penilaian performas dari tim. gunakan hal ini untuk membantu team mengerti akan bagiamana merubaha dalam kinerja akan memeperngaruhi penilaian selanjutnya. tentunya kearah yang lebih baik.

Seek Feedback adalah melihat timbal balik  atau omentar dari tim tentang penilaian mereka. jika tim memebr tidak setuju dengan penilaian anda makan mereka mungkina akan merasa difensive (bersikap membela atau bertahan dalam bahasa lain “kekeh”) . dalam situasa semacam ini anda harus mendengarkan keluhan mereka secara sangat hati – hati dan mengulanginya dengan netral (tanpa ada tindakan menyudutkan). anda tidak perlu untuk setuju dengan pendapat mereka atau menurunkan stanadrd penilaian anda, namun anda haruslah tetap objective (sesuai sasaran dan tidak berat sebelah)

Set quideline or timetable for improvement adalaha membuat aturan dan jadwal untuk perbaikan. buatlah persetujuan dengan team member anda tentang bagaimana untuk meningkatkan performa mereka dari criterian penilaian yang kurang. tak kalah pentingnya adalah haruslah dibuatkan sebuah planing perbaikan yang relaistic (dapat dilakukan dengan effective). dalam hal ini gunakan SMART (specific , Measurable, Attainable, Realistic , & Time-Bound ) untuk SMART criteria akan coba saya ulas di tulisan selanjutnya.

untuk sementara samapai disini dulu pembahasanya , tunggu lanjutan dari Penilaian Kinerja Team’ dengan contoh – contoh konkrit dalam pekerjaan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s